perbedaan Muhammadiyah dengan NU

Apakah benar muhammadiyah itu sesat, teman saya yang nu blg gitu? Mohon pencerahan?

saya tidak bermaksud menghina.. Saya cuma bingung, karena dulu saya sering liat masjid nu dan muhammadiyah itu biasanya bersebelahan, kok skrg katanya muhammdiyah sesat.. Ada yang tau kenapa? Mohon pencerahan.. Hanya butuh jawaban yang tidak menghujat

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Penanya

aku memang sekolah d SMK Muhammadiyah... selama aku belajar... fine fine aja... normal normal aja.. maksud dari muhammadiyah itu adalh pengikut muhammad yaitu rosul...
di muhammadiyah selalu diajarkan untuk bersama-sama sesama muslim... tidak membeda-bedakan..

kenapa teman kmu bisa berkata seperti itu karena dia belum yakin pada agamanya...
sekarang kita bicara logikanya..
ajaran muhammadiyah itu untuk menyembah siapa?
ajaran NU itu untuk menyembah siapa?

jawabanya cuma satu ALLAH SWT..

cuma caranya yang beda...

yang aku tau... pada akhir dunia akan kiamat ialah munculnya berbagai golongan islam sampai 72.. aku lupa brpa pastinya.. yaitu setiap golongan itu berbeda pemahaman.. hingga mengakibatkan kerusuhan antar muslim... coba saja liat di negara kita... sudah brapa banyak golongan yang mengatakan islam.. bahkan ada yang mengaku rosul terakhir...

seharusnya.. kita sebagai manusia... saling menghormati... menghargai,,, apa yang di pilih... karena apa... karena tujuan kita sama... menyembah satu zat yang paling agung... ALLAH.. bukannya saling menghujat bahwa muhammadiyah itu sesat.. atau bahkan NU itu sesat...


aku berikan sebuah kisah hidupku... Aku dan ayah ku memang berbeda seperti itu... Aku d ajari muhammadiyah dan ayahku NU.. awalnya memang sedikit ada perbedaan pemahaman... tapi lama kelamaan semua bisa berjalan seiring... karena semakin kita pintar... semakin kita bisa melihat untuk apa d perbandingkan.. itulah kesalahannya... hanya saling membanding-bandingkan.. tapi coba kita jalani bersama... itulah saat saat menikmati anugrah ALLAH...

satu hal yang sellu membuat hati ku ini mengganjal.... yaitu masalah tahlillan...
di muhammadiyah memang tidak d ajarkan tahlillan.. tapi jika ada yang mau melakukannya iya silakan...

suatu hari guru ku bergurau masalah TAHLILLAN... dia membacanya seperti ini TAHLIL - LAN...
LAN disini dia artikan dengan kata DAN... dalam bahasa jawa.. dia bergurau seperti ini... TAHLIL + LAN balike gawa jaburan... balike gawa panganan... yang artinya TAHLIL + DAN pulangnya membawa kue... pulangnya bawa makanan... BENER gak... SETIAP ada orang tahlil lan pasti pulangnya membawa seseuatu....

aku berfikir seperti ini... Dia meninggal... keluarganya berduka... kenapa... kenapa orang-orang tidak berfikir kasihan... ibaratkan sudah jatuh ketiban tangga pula... mereka sudah kehilangan seseorang,, masih harus menyediakan makanan... untuk orang yang datang... itu pun pasti tidak mengeluarkan sedikit uang... meski memang ada yang membantu... tapi kenapa mereka tidak kasihan kepada keluarga yang di tinggal itu....

dan aku juga berfikir seperti ini... mereka yang datang untuk mendoakan.... tapi mereka mengharapkan membawa sesuatu ketika pulang.. hanya orang yang mengertilah yang tidak akan menerima apapun dari keluarga yang di tinggal itu...

jika aku memang harus mendoakan... aku bisa mendoakan mereka... ALLAH pun tau... apa isi hati kita... apa doa kita tulus atau tidak....

orang-orang NU selalu mengadakan tahlilan... di muhammadiyah tidak d anjurkan... tapi bukan berarti kami tidak boleh ikut dalam tahlillan... kamu (pengikut muhammadiyah) itu hanyalah jika kami mampu dan mau... toh iklas dan tidak doa kita,, tidak akan terlihat d depan manusia... hanya ALLAH yang tau,,, doa yang tulus dari anak yang sholeh.. hahhaha hanya cerita sedikit... memang keluar jalur....

tapi intinya... kita memang jangan selalu menyalahkan, bahkan menghujat.. sypa yang sesat... jika kita pintar kita akan berdiri di tengah... menjadi yang netral... mengambil apa yang baik dari NU dan muhammadiyah... dan yang pasti... tujuan Sholat kita menyembah Allah SWT... bukan yang lain..

materi referensi:

ambil mana yang baiknya aja...

Komentar